Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia semakin kompetitif. Sebagai salah satu fondasi perekonomian nasional, pemerintah mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia salah satunya adalah penumbuhan minat wirausaha sejak di sekolah terutama SMK. Harapan mendorong siswa SMK berwirausaha untuk mengaplikasikan kompetensi yang dimiliki, mendorong kemandirian perekonomian, dan salah satu cara untuk membuka lowongan kerja baru. Bursa Kerja Khusus SMK Negeri 3 Malang mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk siswa SMK Negeri 3 Malang. Program ini dilaksanakan sejak awal Oktober 2020 lalu. Langkah pertama dari program pelatihan ini adalah menjaring siswa yang berminat untuk berwirausaha kemudian dibagi dalam tim sesuai dengan bakat dan minatnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 82 siswa dari berbagai program keahlian dan tingkat. Siswa yang ikut dalam pelatihan tersebut terbagi dalam 18 kelompok. Berbagai ide menarik bermunculan baik produk maupun jasa dari masing-masing tim. Mulai dari produk makanan, minuman, aksesoris, hingga jasa make up artist, menjahit, dan desain busana. Intan Aprillia Eviantoro siswa kelas X Tata Boga 1, Beverlie Pricila Naqshabandi siswa X Tata Busana 1, dan Faradila Rinata Vega siswa kelas XII TKCKR 1 adalah beberapa siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.  Mereka mengungkapkan alasannya mengikuti kegiatan ini. “Karena bisa mendapat ilmu untuk berwirausaha dan bisa menjual produk buatan sendiri,” ungkap Intan. Hampir sama dengan Intan, Beverlie mengungkapkan, “Karena saya ingin belajar tentang kewirausahaan dan dapat ilmu dalam bidang kewirausahaan.”. Sedangkan Faradila tertarik mengikuti pelatihan ini karena ia ingin menjadi seorang pengusaha, “Saya tertarik mengikuti latihan ini karena saya dan tim ingin berlatih menjadi seorang pengusaha sehingga bisa menambah wawasan untuk membuka sebuah usaha sendiri.”

Tahapan Perencanaan Bisnis

Menrencanakan Produk/Jasa

Menentukan Harga Produksi

Menentukan Pasar dan Strategi Penjualan

Tahapan pertama dari perencanaan bisnis dalam pelatihan inidari perencanaan bisnis dalam pelatihan ini adalah melakukan perencanaan bisnis. Langkah pertama adalah dengan menentukan produk atau jasa yang akan dipasarkan. Kemudian mendeskripsikan masing-masing produk atau jasanya. Setiap tim dapat menjelaskan produk atau jasanya secara detail berikut dengan peralatan yang diperlukan dan proses pembuatannya. Tahap kedua dari perencanaan bisnis dalam pelatihan ini adalah menentukan harga. Setiap tim didorong untuk melakukan observasi produk kompetitor, observasi harga barang, menentukan biaya produksi, dan menentukan harga produk atau jasanya. Tahap ketiga dari perencanaan bisnis dalam pelatihan ini adalah menentukan pasar dan strategi penjualan. Adapun dalam menentukan pasar setiap tim diminta untuk menetapkan sasaran, usia spesifik sasaran, gender, interest, area penjualan, dan kondisi kewilayahan dari pasar mereka. Selanjutnya mereka diminta untuk mendeskripsikan strategi penjualan yang akan dilakukan.

Faradila memiliki motivasi tersendiri dalam mengkuti pelatihan ini. “Motivasi saya mengikutinya adalah ingin menjadi entrepeneur atau pengusaha muda yang sukses dan mempunyai usaha sendiri. Tidak perlu kesulitan mencari pekerjaan namun bisa membuka lapangan pekerjaan saat usahanya sukses, jadi bisa membantu orang lain yang membutuhkan pekerjaan,” kata DIla sapaan akrabnya. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bermanfaat. “Dapat membantu kita untuk bagaimana cara berjualan dengan benar dan tau langkah langkahnya, harapan untuk tim saya semoga dapat bekerja sama dengan baik dalam usaha ini.” kata Intan yang akrab disapa Cece ini. Senada dengan Intan, Beverlie yang juga seorang Youtuber ini berharap dapat mengembangkan usahanya, ” Semoga bisa menciptakan lapangan  usaha sendiri dan sukses di bidang saya,” kata Beverlie.

One Thought to “Tumbuhkan Semangat Wirausaha, Bentuk Tim Start Up Muda”

  1. Intan Aprillia Eviantoro (cece)

    Semoga kegiatan pelatihan kewirausahaan ini berjalan lancar dan bermanfaat untuk semuanya

Leave a Comment