Kepala SMK Negeri 3 Malang, Ibu Dra. Faizah, M.Pd berfoto bersama dengan Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Bapak Drs. Alie Mulyanto, MM

Seperti yang sudah direncakan sebelumnya, pada tanggal 10 November 2020 dilaksanakan kegiatan Sosialisasi, Edukasi, dan Simulasi Penanggulangan Bencana SMK Negeri 3 Malang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Acara ini diikuti oleh 85 siswa SMK Negeri 3 Malang baik tingkat X, XI, dan XII serta melibatkan Pengurus OSIS, Anggota Ekstrakulikuler Pramuka, Paskibra, UKS, dan PMR SMK Negeri 3 Malang. Disisi lain, terdapat 19 orang Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Negeri 3 Malang yang turut berpartisipasi.

Sehari sebelumnya, BPBD Kota Malang menyerahkan bantuan berupa tanda Jalur Evakuasi dan tanda Titik Kumpul. Pemberian ini merupakan rangkaian kerjasama antara SMK Negeri 3 Malang dan BPBD Kota Malang. Bantuan tersebut kemudian dipasang pada tempat-tempat yang sudah ditentukan sebelumnya saat rapat koordinasi. Kegiatan Sosialisasi, Edukasi, dan Simulasi Penanggulangan Bencana dilaksanakan di Aula SMK negeri 3 Malang mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.30. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat para perserta antusias dalam mendengarkan dan memperhatikan materi-materi yang disampaikan oleh BPBD Kota Malang, telebih saat melakukan simulasi. Kemudian para peserta disebar dalam ruang kelas, ruang kantor, dan tempat-tempat lainnya di sekitar SMK Negeri 3 Malang. Mereka diminta untuk beraktifitas seperti biasa, ditengah kesibukan aktifitas tersebut suara sirine bergema menandakan telah terjadi bencana. Mereka berlari menyelematkan diri melalui jalur evakuasi dan berkumpul pada Titik Kumpul yang sudah ditentukan.

Bapak Theodorus Agus Narsiyanto Menerima Bantuan Tanda Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul dari BPBD Kota Malang

Salah satu guru yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Bapak Moh. Ilham Ar Rozaq atau yang biasa dipanggil dengan Pak Ilham. Dia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat memberikan pengetahuan tentang cara menyelamatkan diri yang aman pada saat terjadi bencana alam. “Sangat bermanfaat dong, karena kita jadi tahu apa saja yang harus kita lakukan dan tahapan-tahapan ketika terjadi bencana yang tidak terduga sebelumnya. Mulai dari cara berlindung ketika di dalam ruangan sampai mengevakuasi diri ke titik aman,” kata Pak Ilham.

Waka Sarana dan Prasarana SMK Negeri 3 Malang, Bapak Soekardi Arif Widijanto, S.Pd mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan terutama untuk siswa dan guru. Struktur gedung SMK Negeri 3 Malang yang berlantai 3 dengan ditambah banyak jalur keluar masuk terutama tangga dan selasar dapat menjadi kendala apabila terjadi bencana alam khususnya gempa bumi. Sehingga sangat perlu dilaksanakan edukasi dan simulasi tanggap bencana, agar jika terjadi gempa bumi maka seluruh siswa dan guru mengetahui apa yang harus dilakukan, jalur mana saja yang akan dilewati, dan dimana mereka berkumpul. ‘Pengetahuan tentang penanggulangan bencana masih kurang sehingga perlu ada sosialisasi dan edukasi tentang tanggap kebencanaan bagi warga SMK Negeri 3 Malang serta perlu pembagian jalur evakuasi yang memenuhi jaminan keselamatan dan keamanan ketika terjadi bencana,” kata Pak Arif.

Leave a Comment