Sejalan perkembangan Kota Malang dan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat dan dituntut kebutuhan masyarakat akan pendidikan, maka diperlukan lebih banyak sekolah-sekolah untuk menampung kebutuhan tersebut, mulai dari Tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Pada waktu itu jumlah sekolah masih lebih kecil jika dibandingkan dengan masyarakat yang membutuhkan. Aspirasi ini ditanggapi dan diwujudkan oleh pendiri SKP (setara dengan SLTP/SMP) yang menampung siswa-siswa putri dengan spesialis program khusus kewanitaan. Pendirian SKP Negeri Malang tahun 1951 sesuai dengan SK Kementerian PP&K No.90/c.10/i.p.w.a.n Inspektris Pendidikan Wanita, dan menunjuk Ny. Maumah Susanto sebagai Kepala Sekolah pertama. Sekolah yang awal bertempat di jalan Surabaya no. 1 memiliki 2 jurusan  yaitu menjahit dan memasak. Lokasi penunjukan tempat di Jl.Suropati No.6 Malang.

Sejak didirikan tahun 1951 nama SKP Negeri Malang setara dengan SLTP. Pengangkatan Kepala Sekolah seperti diatas yaitu Ny. Maumah Susanto dan beliau menjabat sejak tahun 1951 hingga 1963. Masa peralihan jabatan dari Ny. Maumah Susanto kepada Ny. Tan Hong Guan (Ny. Artiningsih Hadi Gunawan) tidak terlalu banyak mengalami perkembangan atau perubahan. Beliau menjabat dari tahun 1963 s.d 1969. Sesuai dengan perkembangan zaman SKP berganti nama menjadi SKKP (Sekolah Kesejahteraan Keluarga Putri) yang menjabat sebagai Kepala Sekolah adalah Ny.Soenarti Soekarno, dimana SKKP hanya bertahan ± selama 8 tahun, kemudian berganti nama menjadi SKKA (Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas) setara dengan SLTA mulai tahun 1977 s.d. 1979.

Pada waktu yang tidak terlalu lama berubah lagi menjadi SMKK dan Kepala Sekolah masih dipegang Ny. Soenarti Soekarno. Pada masa itu proses belajar mengajar sudah mulai berkembang dengan jumlah murid sudah mulai bertambah tetapi Program Studi masih tetap yaitu Tata Boga dan Tata Busana. Waktu berjalan terus Ny. Soenarti Soekarno  menjalani masa pensiun dan jabatan Kepala Sekolah dijabat oleh Ny. Hj. Malichah Tohir, BA dengan SK Pengangkatan Menteri RI tertanggal 12 Nopember 1988 dengan No.109374/A2.I.2/C/88.

Sesudah Ny. Hj. Malichah Tohir, BA menjabat Kepala Sekolah, sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan pendidikan khususnya Sekolah Kejuruan pada tahun 1993 SMKK Negeri Malang menambah satu Program Studi yaitu Tata Kecantikan, dua tahun kemudian ditambah lagi satu Program Studi yaitu Akomodasi Perhotelan pada tahun 1995 pada waktu itu jumlah siswa yang berminat masuk SMKK sudah mulai meningkat pesat dan hasil prestasi siswa pun sudah mulai menonjol dilihat dari hasil-hasil Lomba Keterampilan Siswa yang diikuti misalnya pada PKS tahun 1995 SMKK Negeri 3 Malang meraih juara 1 Tingkat Nasional untuk Program Keahlian Tata Busana. Setelah masa jabatan ±8 tahun, Ny. Hj. Malichah Tohir,  BA menjalani pensiun dan digantikan oleh Bapak Drs. Sugeng Wahyudi dengan SK yang dikeluarkan KaKanWil Depdikbud Jawa Timur tanggal 28 Agustus 1996 No.19373/I04/C.96.

Seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan pendidikan SMKK berganti nama menjadi SMK pada tahun 1997. Pada masa jabatan Bapak Drs. Sugeng Wahyudi sudah dimulai adanya sistem pembelajaran Special Class dan Kelas Wirausaha. Dalam sistem ini SMK Negeri 3 Malang mempunyai visi untuk menciptakan tamatan secara profesional yang dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha / dunia industri dan tamatan yang siap pakai.Dalam hal ini 2 (dua) Program Keahlian yang sudah mulai menggunakan Program Special Class dan Kelas Wirausaha yaitu :

1. Program Keahlian Tata Boga membuka Special Class dan Kelas Wirausaha

2. Program Keahlian Tata Busana  membuka Kelas Wirausaha

Khusus untuk Program Special Class ini mendapat  dukungan sepenuhnya dari Pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan Pemerintah Austria, yang berjudul Program Internasional Tourism School SMK Negeri 3 Malang (Austria-Indonesia Tourism Project). Dalam kesempatan ini SMK Negeri 3 Malang telah terpilih bersama 3 Sekolah Kejuruan lain di Indonesia sebagai Regional Training Central dan Sekolah model dalam mengimplementasikan program pendidikan yang besar untuk meningkatkan Standart Pengajaran Kejuruan pada Sektor Pariwisata.

Tujuan proyek kolaborasi antara Departemen Pendidikan Indonesia dan perusahaan VOEST ALPINE INDUSTRIAL SERVICES (VAIS) Austria dan tenaga perusahaan VAIS dengan tenaga ahli dari SMK Negeri 3 Malang berusaha mengetahui bagaimana tradisi Indonesia menghadapi standart International. Proyek ini di fokuskan pada penawaran pengajaran yang lebih baik, menyatukan pemahaman kerja tim dan membangun dasar untuk pendidikan yang lebih baik, kualitas kerja yang lebih baik, dalam sektor pariwisata dan juga pengembangan standart pariwisata yang lebih tinggi untuk masa depan Indonesia.

Sejak program ini dibuka ±2 tahun berjalan,  Bapak Drs. Sugeng Wahyudi pindah tugas ke Kota Blitar digantikan oleh Dra. Hj. Supartini, M.M sejak 9-02-2001 dengan No.SK 74897/I04/KP/2000 tanggal 12-07-2000. Pada masa jabatan Dra. Hj. Supartini, M.M respon masyarakat khususnya Sekolah Kejuruan sangat baik dilihat dari jumlah sekolah-sekolah kejuruan yang datang untuk melaksanakan studi banding ke SMK Negeri 3 Malang. Setelah pemerintah melihat hasil yang dicapai SMK Negeri 3 Malang dalam melaksanakan program Special Class dan Kelas Wirausaha serta mendapat tanggapan positif dari masyarakat, selanjutnya Pemerintah membuka Program Community College berorientasi Life Skill. Masa kepemimpinan Dra. Hj. Supartini berakhir pada tahun 2009 dan pada tahun tersebut digantikan oleh Dra. Aksihari, M.Pd.

Dra. Aksihari, M.Pd memimpin SMK Negeri 3 Malang selama 5 tahun yaitu tahun 2009 – 2013. Pada kepemimpinan beliau ini SMK Negeri 3 Malang menambah Program Keahlian baru diluar Jurusan Pariwisata yaitu Tekhnik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dengan dibukanya Program Keahlian TKJ ini, memberikan dorongan bagi SMK Negeri 3 Malang agar tetap selalu mengikuti perkembangan tekhnologi terutama teknologi informatika. Pada kepemimpinan beliau ini pula SMK Negeri 3 Malang mulai merintis sebagai Sekolah Adiwiyata dan mendapatkan bantuan pembangunan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari Pertamina pada tahun 2011.

Pada Awal Tahun 2013 SMK Negeri 3 Malang mengalami pergantian kepemimpinan dari Dra. Aksihari, M.Pd beralih ke  Drs. H. Wadib Suudi, M.M. Kepemimpinan Drs. H. Wadib Suudi, MM di SMK Negeri 3 Malang tidak berlangsung lama hanya 5 bulan saja, akan tetapi beliau mampu memberikan warna tersendiri bagi SMK Negeri 3 Malang.  Pada Bulan Juni 2013 kepemimpinan SMK Negeri 3 Malang beralih ke Dra. Faizah, M.Pd. Sebagai salah satu Alumni SMK Negeri 3 Malang Ibu Dra. Faizah, M.Pd memberikan semangat yang tinggi bagi kemajuan SMK Negeri 3 Malang. Hal ini terbukti di masa kepemimpinan beliau SMK Negeri 3 Malang mendapatkan beberapa bantuan dari pemerintah pusat yaitu di tahun 2015 SMK Negeri 3 Malang mendapatkan Bantuan Pengembangan SMK Pariwisata . Bantuan ini diwujudkan dengan ditambahnya 10 kamar yang berada di lantai 3 edOTEL SMK Negeri 3 Malang. Selain itu juga dilakukannya renovasi dan perwajahan area Unit Produksi SMK Negeri 3 Malang. Di tahun yang sama SMK Negeri 3 Malang telah mendapatkan lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 dari BNSP Pusat Jakarta, sekaligus menerapkan sistem pembelajaran Common ASEAN Tourism Curriculum (CATC) yaitu penerapan Sistem Kurikulum Pariwisata Tingkat ASEAN pada Kompetensi Keahlian Tata Boga dan Kompetensi Keahlian Perhotelan. Pada proses kegiatan Sertifikasi Kompetensi Keahlian sekaligus dilakukan Uji Kompetensi Skema Kualifikasi ASEAN Bidang Cookery, Bidang Pattiserie, dan Bidang Restaurant Service pada Kompetensi Keahlian Tata Boga. Uji Kompetensi serupa dengan menggunakan Skema Kualifikasi ASEAN Bidang Front Office dan Bidang Housekeeping pada Kompetensi Keahlian Perhotelan.

Selain itu di tahun 2017 SMK Negeri 3 Malang mendapatkan bantuan untuk pembelajaran Teaching Factory (TEFA) dan juga bantuan untuk Program Revitalisasi SMK. Di tahun berikutnya yaitu tahun 2018 SMK Negeri 3 Malang melakukan Launching Technopark dengan beberapa produk andalannya, antara lain : “Tree Can” Boutique, “Dahlia” Beauty Salon and Spa, “Vanda” Pastry and Bakery, “Neo” Café Gaul, “edOTEL” Hotel Teaching Factory, “Bougenville” Laundry and Dry Cleaning Service serta “V3 Futura” Computer Service and Accessories.

Hingga kini SMK Negeri 3 Malang selalu meningkatkan mutu pembelajaran kejuruan hal ini terbukti dengan adanya Kelas SPW (Sekolah Pencetak Wirausaha) pada Kompetensi Keahlian Tata Boga, Kelas Desain Fesyen Program Pembelajaran 4 Tahun pada Kompetensi Keahlian Tata Busana, Kelas Industri L’OREAL pada Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan, dan Kelas Industri Room Attendant pada Kompetensi Keahlian Perhotelan. Dengan meningkatnya Mutu ini prestasi SMK N 3 Malang Juga semakin meningkat baik tingkat kota, Propinsi, Nasional dan juga internasional. Di tingkat Internasional SMK N 3 Malang mampu mencatatkan salah satu siswa yaitu Andre Gilitasha Yang Mampu memperoleh Medali Perak bidang Lomba Restaurant Service pada ajang World Skill Competition (WSC) tahun 2017 di Dubai dan Juga Miftakhul Jannah yang memeperoleh Medali Emas bidang Lomba Men’s and Ladies Hairdressing Pada Ajang Asean Skill Competition (ASC) Tahun 2018. Dengan berkembangnya sistem pembelajaran pada beberapa kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 3 Malang, maka sekolah mempunyai harapan yang besar untuk memperoleh hasil lulusan yang profesional, handal, kompeten, dan mampu bersaing dalam Era Globalisasi untuk menyongsong Revolusi Industri 4.0.