Setelah 6 minggu melaksanakan Kuliah Praktek Lapangan (KPL) 2 di SMK Negeri 3 Malang, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan penutupan dengan ragkaian penjemputan yang dilakukan oleh UM. Prosesi penjemputan mahasiswa KPL dilakukan oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd. sebagai perwakilan UM. Mahasiswa UM yang melaksanakan KPL terdiri dari berbagai Program Studi (Prodi) diantaranya S1 Pendidikan Jasmani, S1 Kesehatan dan Rekreasi, S1 Bimbingan dan Konseling, S1 Pendidikan Sejarah, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Teknik Informatika, dan S1 Administrasi Pendidikan. Mereka melakukan praktek mengajar secara Daring dan praktek administrasi pendidikan baik Daring maupun Luring. Adapun mahasiswa UM yang melaksanakan KPL di SMK Negeri 3 Malang terbagi dalam 2 gelombang.

Nadya Nanda Sukawati seorang mahasiswa UM dari prodi S1 Administrasi Pendidikan mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dalam kegiatan KPL ini. “Banyak pengalaman berharga yang kami dapatkan selama melaksanakan KPL di SMK Negeri 3 Malang, yang paling esensial adalah kami dapat belajar secara langsung atau praktek mengenai substansi kemanajemenan dan administrasi pendidikan di SMK Negeri 3 Malang. selama ini di bangku kuliah kami hanya mendapatkan teori tapi dengan adanya KPL ini dan khususnya di SMK Negeri 3 Malang ini kami dapat mempraktekkan secara langsung. sungguh pengalaman tak terlupakan bagi kami karena diberi kesempatan untuk dapat KPL di SMK Negeri 3 Malang,” kata Nadya yang berasal dari Pasuruan ini. Selain itu, Nadya terkesan dengan sambutan dan dukungan dari SMK Negeri 3 Malang. “Kami sangat terkesan selama KPL di SMK Negeri 3 malang, apalagi dengan sambutan hangat yang diberikan kepada kami. SMK Negeri 3 Malang sangat memfasilitasi kami sebagai mahasiswa praktikan sehingga kami dapat belajar,” tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Muhammad Aditya Firnanda mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika. Menurut Adit, banyak pengalaman berharga yang didapatkan saat praktek di SMK Negeri 3 Malang. ” Pengalaman berharga saat KPL di SMKN 3 Malang adalah saat melaksanakan proses pembelajaran secara langsung, akhirnya saya jadi tau bahwa untuk menjadi guru profesional itu bukanlah hal gampang, namun juga bukan tidak mungkin, yang artinya kita harus bisa menyesuaikan proses pembelajaran saat pandemi ini sekaligus memahami batasan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Bertemu peserta didik SMKN 3 Malang yang memiliki latar belakang berbeda-beda juga merupakan pengalaman berharga bagi saya, saya jadi tertantang untuk bisa memahami walaupun hanya dalam pertemuan virtual,” kata Adit. Adit menambahkan bahwa proses pembelajaran bersama siswa SMK Negeri 3 Malang memberikan kesan tersendiri. “Saya merasakan antusiasme mereka pada saat saya mengajar, mereka dengan semangat mengingatkan saya untuk mengulang bagian materi yang mereka tidak pahami dan saya apresiasi persentase peserta didik yang mengumpulkan tugas mencapai 80% bahkan lebih. Menurut saya faktor pembelajaran daring ini menyebabkan peserta didik tidak terkontrol dalam hal penugasan. Alhamdulillah hal itu tidak berlaku bagi siswa SMK Negeri 3 Malang,” tambahnya.

Nadya berharap SMK Negeri 3 Malang terus menjadi sekolah yang berprestasi. “Harapan untuk SMK Negeri 3 Malang semoga sukses selalu dan menjadi sekolah menengah kejuruan rujukan untuk sekolah lainnya. semoga tetap mempertahankan citra yang baik dan dapat menjadi sekolah yang terus menyalurkan prestasi dan menjadi kebanggaan semua,” ungkap Nadya. Sedang Adit berharap kerjasama antara UM dan SMK Negeri 3 Malang terus berlanjut terutama dalam hal pelaksanaan KPL. “Semoga diwaktu yang akan datang kerja sama yang terjalin antara Universitas Negeri Malang dan SMK Negeri 3 Malang tetap terjaga dan terjalin dengan baik. SMK Negeri 3 Malang menerima mahasiswa KPL dari kampus kami merupakan salah satu bentuk kontribusi besar dan secara tidak langsung membantu meningkatkan kualitas lulusan,” kata Adit.

Bapak Agus Dwi Cahyono, A.Md atau biasa dipanggil Pak Adca yang juga menjabat sebagai Kepala Tenaga Administrasi Sekolah (KATAS) SMK Negeri 3 Malang berharap mahasiswa UM yang telah melaksanakan KPL dapat mengembangkan diri dan terus melakukan inovasi. “Ke depan mahasiswa tersebut dapat meenrapkan ilmu yang telah diterapkan selama menjalani KPL, sehingga dapat menjadi penerus para guru untuk membimbing putra-putri bangsa dalam mengembangkan kompetensinya. Semakin terbukanya wawasan menjadi guru dan tugas tambahan para guru akan membuka wawasan bahwa di era kini guru bukan hanya mengajar, tapi juga harus mengembangkan metode mengajar dan inovai dalam mengajar. Termasuk untuk mahasiswa Administrasi Pendidikan, diharapkan semakin memiliki inovasi dan etos kerja sebagai pendukung proses pembelajaran,” Kata Pak Adca.

Leave a Comment