Hai, sahabat sehat! Kata ‘diklat’ sudah tidak asing lagi bagi kita. Apalagi kalian yang masuk dalam sebuah organisasi ataupun ekstrakurikuler yang pasti akan selalu ada anggota baru. Begitu pula ekstrakurikuler Kader UKS Smekanegama. Sehingga, diadakan diklat setiap tahunnya. Sebenarnya apa sih diklat itu? Diklat adalah pendidikan dan pelatihan. Pada artikel kali ini, kami akan sedikit bercerita bagaimana menariknya diklat Calon Anggota Kader UKS Smekanegama yang diakhiri kebingungan daripara peserta.

Pada Jumat hingga Sabtu (6 September 2019 – 7 September 2019), diklat dilakukan kepada 24 Calon Anggota Kader UKS yang dibagi menjadi enam kelompok dengan dua kakak pendamping di setiap regunya. Sebelumnya, dilaksanakan absen telebih dahulu untuk peserta diklat maupun tim panitia dan pengecekan atribut oleh kakak-kakak KomDis UKS. Peserta yang atributnya tidak sesuai syarat akan dicatat namanya di kertas dan kakak panitia berhak menghukum nama-nama yang tertulis.

Diklat Calon Anggota Kader UKS Smekanegama diawali dengan sambutan yang dilakukan oleh perwakilan tim uks, ketua pelaksana, koordinator uks, dan waka kesiswaan. Kemudian apa saja sih kegiatan kita selama diklat? Berikut ini adalah hal-hal yang kita lakukan.

  • Materi

Pada diklat kali ini, ada 6 materi yang telah disampaikan kepada calon anggota.  Diantaranya adalah Pengenalan UKS, P3K dasar/PPGD, Pubertas, Trias UKS, PHBS, dan Study of Game

Materi disampaikan dengan cara yang beragam. Mulai penyampaian teori dari kakak pendamping dan pembina ekskul, praktek PPGD, dan tutor sebaya. Pemberian materi kita lakukan dengan diselingi permainan dan yel-yel dari masing masing kelompok serta jargon dari uks.

  • Kegiatan Religius

Kegiatan religius disini adalah salat berjamaah dan membaca Surat Yasiin bagi yang beragama islam. Bagi yang nonmuslim, kami telah menghimbau untuk membawa kitab sehingga dapat membacanya sewaktu jam ibadah.

  • Game

Salah satu permainan yang kami lakukan adalah “tebak gaya”. Kami melakukan permainan ini sebelum tidur. Seluruh peserta diklat akan dibagi menjadi dua tim. Permainan ini dilakukan berpasangan. Satu orang sebagai penebak dan satu orang sebagai pengarah. Tim yang anggotanya berhasil menebak lebih banyak adalah tim yang menang. Tim yang kalah diberikan hukman.

  •  Outbond

Pada hari Sabtu, kami melakukan diklat di Lembah Gunung Sari, Malang. Materi diberikan terlebih dahulu sebelum permainan. Kemudian, kami melakukan permainan seperti : melewati jaring tali, estafet kelereng dan tepung, pukul air, dan sebagainya. Kami juga melakukan aksi peduli lingkungan dengan memungut sampah plastik yang berceceran. Kegiatan kali ini diakhiri dengan makan bersama, kemudian ibadah.

  • Pengukuhan

Setelah melakukan diklat, Calon Kader UKS telah menjadi Kader UKS. Dengan begitu, peserta diklat telah resmi menjadi anggota kader mulai saat itu.

  • Evaluasi

Pada kegiatan ini, segala kekurangan dan kesalahan selama diklat dibahas tuntas. Dimulai dari kelas sepuluh lalu berlanjut ke kelas sebelas. Kami diharuskan mengakui kesalahan-kesalahan kami secara sukarela. Dilanjutkan bersalam-salaman untuk meminta maaf. Saat bersalam-salaman, tidak sedikit dari peserta yang menangis.

Setelah evaluasi, kami menutup kegiatan dengan berdoa, tetapi ditunda karena terjadi sebuah drama. Angkatan kelas sebelas kala itu sangat panik. Apalagi keadaannya benar-benar nyata dan mendukung. Hampir semua angkatan kelas sebelas nangis. Kata teman-teman rasanya seperti hampir mati. Ketika kalian nangis, tapi sambil jalan–dan–jalannya naik, bayangin. :”( Dan yang lebih sedih, itu hanya prank. Betapa shock nya kita – angkatan kelas sebelas. Banyak juga yang bilang “yang di-diklat adek kelas apa kita sih, sebenernya?” bingung kita.

Terlepas dari itu semua, diharapkan nantinya peserta diklat akan mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup dan mentalnya siap untuk mengerjakan apa-apa yang berkaitan dengan bidang organisasinya.

Leave a Comment