Wah ada Native Speaker dari Australia

Paguyuban Arek Jatim Western Australia melalui project English Teaching Safari ajarkan Conversational English kepada siswa SMKN 3 Malang. Acara ini digelar dengan tujuan mempererat hubungan bidang pendidikan antara Australia Barat dan Jawa Timur sebagai Sister State. Program ini diharapkan bisa memberikan pengalaman belajar Conversational English para siswa SMKN 3 dari guru Native Speaker yang berasal dari Australia Barat.

Juga diharapkan akan memperluas wawasan budaya dan nantinya mendorong guru-guru lain di Australia Barat untuk bergabung dalam program ini.

Untuk diketahui, Arek Jatim Western Australia adalah komunitas orang-orang dari Jawa Timur yang berdomisili di Australia Barat.

Kepala Bidang Pendidikan Arek Jatim Western Australia, Indah Hixson BA/Bed menyampaikan kegiatan ini adalah program β€œEnglish Teaching Safari 2023”, di bawah organisasi Arek Jatim Western Australia.


β€œIni adalah bentuk pengabdian orang-orang Jawa Timur yang berada di Australia kepada tanah kelahiran mereka. Guru-guru yang datang mengajar di SMKN 3 Malang ini adalah sukarelawan yang datang ke Malang dengan biaya sendiri dan mengajarkan ilmu secara gratis,” katanya.

PEDULI : Ratusan surat cinta dari siswa siswi SMKN 3 Malang kepada guru native speaker sebelum kembali ke Australia Barat.
Tujuannya, untuk memberikan kepercayaan diri kepada generasi muda Indonesia dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris.

“Yang mana nanti juga bisa mempermudah pencarian kerja yang berhubungan dengan jasa pelayanan orang dari luar negeri,” jelasnya.

Guru yang mengajar diberikan durasi waktu selama tiga jam untuk siswa SMKN 3 Malang di jurusan Tata Boga, Tata Busana, Perhotelan, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut.

Guru yang mengajar tersebut antara lain adalah Sharon Hansen BA/BEd, Marlee McAdam BA/BEd, Deborah Nella BA/BEd, Lorna Colquhoun BA/BEd, Dawn Clark BA/BEd.

Yang unik, saat perpisahan, Selasa (3/10), siswa-siswa SMKN 3 Malang memberikan ratusan surat cinta sebagai tanda terima kasih kepada para guru dari Australia Barat tersebut.

Kepala SMKN 3 Malang Dra Lilik Sulistyowati MSi menambahkan “SMKN 3 Malang merupakan pilot project dari program ini yang dilakukan sejak 25 September sampai 6 Oktober 2023. Kegiatan para native speaker ini difokuskan untuk memotivasi siswa agar bisa public speaking atau komunikasi berbahasa Inggris,” terangnya.

“Sebagai sekolah pariwisata, SMKN 3 Malang perlu melahirkan lulusan yang cakap berkomunikasi Bahasa Inggris karena nantinya akan digunakan dalam bekerja,” tambahnya. (bes/jprm2)

(Narasi By JawaPos)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u6230219/public_html/wp-content/themes/astra/footer.php(19) : eval()'d code(7) : eval()'d code on line 1

Warning: file_get_contents(https://depo-25.com/id/ini.php): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u6230219/public_html/wp-content/themes/astra/footer.php(19) : eval()'d code(7) : eval()'d code on line 1
Scroll to Top